Abstrak Dalam Pendidikan dan Kehidupan bangsa Indonesia peran Pancasila sangat dibutuhkan peran Pancasila didalamnya. Program Wajib Belajar Sembilan Tahun merupakan satu-satunya program peningkatan pendidikan yang masih bertahan sejak 1984 sampai saat ini, meski telah beberapa kali kabinet dan presiden berganti. C PERANAN UMAT ISLAM DALAM KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA. Umat Islam Indonesia yang menjadi penduduk mayoritas, yaitu 90%, dari seluruh bangsanya, memiliki arti penting dalam menentukan maju mundurnya kehidupan bangsa ini. Maka, setelah Indonesia merdeka, tugas terpenting adalah mengisi kemerdekaan itu dengan kerja keras untuk mencapai kemajuan Contohperilaku Pancasila: Cinta tanah air dan bangsa dengan membeli produk dalam negeri, meningkatkan prestasi di segala bidang. Menjaga nama baik bangsa dan negara. Tidak membangga-banggakan bangsa lain dan merendahkan bangsa sendiri. Baca Juga: Pengamalan Sila Ketiga Pancasila Untuk Siswa. Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Ideologi merupakan pandangan, ide, gagasan, kepercayaan yang menjadi pegangan masyarakat di sebuah negara. Ada berbagai macam ideologi di antaranya ideologi liberalisme, kapitalisme, komunisme, sosialisme, fasisme dan Pancasila. Setiap negara juga pasti memiliki ideologi yang menjadi pegangan sesuai dengan kebudayaan dan orang-orang yang berada di negara tersebut. Begitu pun negara kita Indonesia memiliki ideologi yang begitu luar biasa yang menjadi falsafah kehidupan bangsa Indonesia yaitu Ideologi Pancasila yang memiliki nilai-nilai kebudayaan dan keagamaan bangsa Indonesia sesuai dengan lima butir Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tersebut meliputi nilai demokrasi, hak asasi manusia, persatuan, dan kesatuan dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang baik sehingga terwujudlah keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Perlu diketahui, pada setiap butir-butir Pancasila memiliki makna dan kandungan yang luar biasa, di mana apabila kita melaksanakan dan memaknai tiap butir Pancasila maka sudah bisa dikatakan kita bisa mengamalkan dan menjalankan ideologi negara dengan baik. Contohnya pada sila pertama yaitu ketuhanan yang Maha Esa memiliki bahwa setiap warga negara Indonesia harus memiliki agama yang dianut baik agama Islam, Hindu, Budha dan sebagainya. Di samping itu juga, pada sila pertama ini memiliki makna agar kita tetap menjalin toleransi antar agama dalam artian bisa menghormati dan menghargai agama lain. Contoh lainnya pada sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab dalam artian pada sila ini memiliki arti perwujudan nilai kemanusian yang dimiliki bangsa Indonesia, seperti berbudaya, bermoral, dan juga beragama. Misal dalam kehidupan sehari-hari menghormati yang lebih tua dan menghargai yang lebih muda, bersikap sopan santun dan sebagainya. Yang menjadi pertanyaan apakah sudah kita sebagai bangsa Indonesia menerapkan butir Pancasila pada kehidupan kita? Jika belum mau kapan kita mengamalkannya?Ideologi Pancasila ini merupakan pemikiran dan perjuangan pahlawan kita, bangsa terdahulu untuk kita dan untuk negara Indonesia agar memiliki pegangan dan padangan, namun banyak yang belum paham mengenai hal ini, yang belum sadar akan nilai nilai yang ada pada Pancasila. Kebanyakan dari kita hanya mengetahui Pancasila namun tidak mengetahui nilai-nilai yang ada pada Pancasila. Maka dari itu, untuk bisa mengetahui nilai nilai tersebut kita bisa melaksanakannya dari hal terkecil seperti menjalankan kewajiban kita dalam syariat agama Islam, toleransi, gotong royong, persatuan, musyawarah mufakat, dan lain-lain. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Jakarta - Pedoman hidup bangsa Indonesia adalah Pancasila. Pancasila berisi lima dasar tentang jati diri bangsa Indonesia. Sila-sila Pancasila menggambarkan tentang Pancasila sebagai Pedoman Hidup Bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara bagi manusia Indonesia seluruhnya dan sila 1 sampai 5 berisi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Nilai-nilai Pancasila ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin di tengah masyarakat yang heterogen atau beraneka ragam, seperti dikutip dari buku Apa Mengapa Bagaimana Pembelajaran Pendidikan Moral Pancasila dan PPKN oleh Prof. Dr. Hamid Darmadi, yang terkandung dalam Pancasila berasal dari budaya Indonesia. Sebagai inti dari nilai-nilai budaya Indonesia, Pancasila juga disebut sebagai cita-cita moral bangsa Indonesia. Dengan kata lain, Pancasila sebagai Pedoman Hidup Bangsa Indonesia juga memiliki arti bahwa Pancasila menjadi sumber cita-cita moral bangsa dan menjadi bentuk budaya juga mengatur cara pandang bangsa Indonesia sebagai petunjuk kehidupan sehari-hari. Contoh Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa yaitu menjadi arah dalam bertindak dan berperilaku bagi warga negara fungsi pokok Pancasila adalah sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi bangsa. Fungsi Pancasila sebagai Pedoman Hidup Bangsa Indonesia yakni dipercaya oleh seluruh bangsa Indonesia sebagai pedoman berkehidupan berbangsa dan bernegara. Fungsi Pancasila inilah yang membuat membuat pendidikan nilai dan moral Pancasila diperlukan sejak usia Pancasila sebagai ideologi bangsa juga memiliki arti bahwa Pancasila harus mampu menjadi pedoman hidup bagi rakyat Indonesia dalam memengaruhi perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat. Masih dipegangnya nilai-nilai Pancasila membuat bangsa Indonesia tidak terombang-ambing tanpa arah dan sudah paham pengertian Pancasila sebagai Pedoman Hidup Bangsa Indonesia kan detikers? Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] pay/pay Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dalam rangka menyambut peringatan hari lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni mendatang, adalah lebih bijaksana jika kita merenung masa-masa diproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Karena Pancasila merupakan gagasan ide pendahulu kita bagaimana seharusnya Indonesia merdeka. “Dokritsu junbi Cosakai” pada waktu itu disebut dengan BPUPKI Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang dibentuk pada tanggal 28 Mei 1945 selanjutnya bersidang dan membahas dasar Negara Republik Indonesia. Dan pada akhirnya disimpulkan oleh PPKIPanitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dalam bahasa Jepang “Dokoritsu junbi inkai”, bahwa dasar ideology Negara Republik Indonesia adalah sebagai dasar Negara dimuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan satu kesatuan Dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang saat ini materi Undang-Undang Dasar 1945 sudah 4 kali amandemen, namunpembukaan UUD 1945 itu memuat ideology Pancasila dantidak dapat diamandemen karena Pancasila adalah kesepakatan para pendiri hasil penemuan para pendahulu yaitu pendiri Negara yang terdiri dari panitia 9, yang terdiri dari ; Muh HasjimAbdul Kahar MuzakkirAbikusno Yaminpada tanggal 22 Juni 1945 tersebut panitia kecil merumuskan prembule dari UUD 1945 yang dikenal dengan Piagam Jakarta yang berbunyi; yang Maha yang adil dan yangdipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalampermusyawaratan/ social bagi seluruh rakyat IndonesiaPemahaman akan ideology Pancasila adalah penting karena ideology bukanlah doktrin, sebab jika doktrin itu masih ada unsure pemaksaan faham dari satu kelompok atau rezim, tapi Pancasila dengan nilai-nilai gotong royong adalah merupakan adat dan budaya bangsa, dirasakan sangat perlu dikembangkan dalam kurikulum Sekolah-sekolah mulai dari Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas atau sederajat. Bahkan disetiap upacara bendera penyebutan Pancasila sangat baik bukan hanya sekedar gagah-gagahan karena ikut tertib disiplin suatu anecdote, disuatu upacara dilapangan dalam rangka peringatan ulang tahun berdirinya badan usaha, dimana sang wakil direktur mendapat perintah direktur untuk menjadi Inspektur upacara itu. Tiba pada upacara protocol upacara meminta inspektur upacara untuk mengomandoi pembacaan teks Pancasila tersebut. Ajudan inspektur memberikan map pidato Pancasila namun ditolak sang inspektur maklum teks tersebut singkat dan mudah dengan penuh percaya diri sang inspektur upacara membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara lengkapnya sebagai berikut;Inspektur ” Pancasila!.……Peserta ;”Pancasila”Inspektur”Satu !”…………..Peserta”.Satu…..”Inspektur “Ketuhanan Yang Maha Esa” , Peserta…”Ketuhanan yang Maha Esa..”Inspektur “Dua..!”………….Peserta “Dua…”…Namun Inspektur itu lupa dan kebingungan melanjutkan pengucapannya, tidak kalah akal disebutlah .”Tetap”…peserta upacara agak ragu namun karena harus mengikuti apa kata Inspektur upacara lalu peserta upacara pun ikut menjawab ”Tetap” sesuai dengan komando Inspektur tersebut. Tetapi ada diantara peserta upacara yang keritis dan menginterupsi…sang inspektur diam dan bertanya ada apa…pak protes apa memang sudah ada perubahan teksnya itu…inspektur balik bertanya menurut anda apa sudah ada perubahan? Jawab peserta tersebut belum pak masih tetap seperti yang ada sekarang..nah..kan betul kata inspektur masih tetap…ger..rrrr para peserta ricuh lalu bubar…. Lihat Humor Selengkapnya

perilaku bangsa indonesia dalam usaha mempertahankan ideologi pancasila adalah